AsliDomino –Vitamin C adalah salah satu substansi penting untuk tubuh yang sehat. Mikronutrien ini manfaatnya meliputi perlindungan dari defisiensi sistem imun, penyakit kardiovaskular, masalah kesehatan prenatal, penyakit mata, hingga kerutan kulit.

Khususnya semenjak pandemi COVID-19, banyak orang yang makin menyadari akan pentingnya memenuhi kebutuhan vitamin C dan mengonsumsinya dalam bentuk suplemen. Sayangnya, banyak yang cenderung mengonsumsinya secara berlebihan. Padahal, asupan vitamin C yang terlalu tinggi bisa mendatangkan efek buruk bagi kesehatan.

1. Vitamin C dibutuhkan oleh tubuh, tetapi tidak disimpan di dalam tubuh

Lemon FruitsMenurut para ahli, vitamin C merupakan substansi vitamin yang larut dalam air. Jenis vitamin ini, bila dibandingkan dengan vitamin yang larut dalam lemak, tidak tersimpan dalam tubuh. Sebagai gantinya, kamu mendapatkannya dari luar (dari makanan atau suplemen) dan akan diangkut ke seluruh jaringan lewat cairan tubuh dan dikeluarkan lewat urine. Inilah kenapa kita perlu memastikan untuk mendapat asupan vitamin yang cukup.

2. Akan tetapi, bila konsumsi vitamin C berlebihan, gangguan pencernaan akan terganggu

Selective Focus Photography of Person Holding Sliced LemonAda jumlah tertentu vitamin C yang dibutuhkan tiap individu. Menurut buku Dietary Reference Intakes for Vitamin C, Vitamin E, Selenium, and Carotenoids yang diterbitkan oleh National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine, berikut ini adalah rekomendasi harian vitamin C:

  • Anak usia 1-3 tahun: 15 mg
  • Anak usia 4-8 tahun: 25 mg
  • Remaja muda usia 9-13 tahun: 45 mg
  • Remaja usia 14-18 tahun: 65-75 mg
  • Perempuan dewasa usia di atas 19 tahun: 75 mg
  • Laki-laki dewasa usia di atas 18 tahun: 90 mg
  • Ibu hamil (usia di atas 19 tahun): 85 mg
  • Ibu menyusui (usia di atas 19 tahun): 120 mg

Batas maksimal seseorang bisa menahan jumlah vitamin C yaitu 2.000 mg per hari. Lebih dari jumlah yang direkomendasikan, kelebihannya akan dibuang lewat urine.

Konsumsi vitamin C berlebihan akan memberi tekanan pada saluran pencernaan. Mengutip Healthline, umumnya efek yang dirasakan adalah sakit perut, mual, hingga diare bila asupan vitamin tersebut lebih dari 2.000 mg. Efek samping ini tidak terjadi pada sumber makanan, melainkan yang datang dari konsumsi suplemen.

3. Efek samping lain adalah kelebihan zat besi

5 Efek Samping dari Overdosis Vitamin C, Malah Bikin Sakit!Vitamin C membantu penyerapan dan penyimpanan zat besi di hati, sehingga kita disarankan untuk mengonsumsi vitamin C bersamaan dengan zat besi.

Hal tersebut baik, tetapi bisa jadi berbahaya untuk beberapa orang bila asupan vitamin C yang masuk ke dalam tubuh terlalu banyak. Jumlah yang berlebihan akan membuat zat besi dalam tubuh kelebihan beban. Jika dibiarkan, kerusakan pada jantung, lever, pankreas, tiroid, dan sistem saraf bisa terjadi.

4. Komplikasi batu ginjal juga dapat muncul akibat konsumsi vitamin C berlebih

5 Efek Samping dari Overdosis Vitamin C, Malah Bikin Sakit!Substansi hasil mencerna vitamin C bernama oksalat. Umumnya substansi tersebut akan dibawa ke luar tubuh lewat urine. Namun, dalam beberapa kasus, oksalat bisa berakhir terikat pada mineral lain dan membentuk kristal dalam tubuh. Ini bisa memunculkan batu ginjal.

Konsumsi vitamin C yang berlebihan dilaporkan dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Pada satu penelitian berjudul “Vitamin C Supplementation and Urinary Oxalate Excretion” dalam jurnal Reviews in Urology tahun 2004, dosis vitamin C berlebihan bisa meningkatkan oksalat hingga 20 persen. Data itu didapat setelah ia meneliti beberapa partisipan orang dewasa yang menenggak suplemen vitamin C 1.000 mg dua kali sehari selama enam hari berturut-turut.

Ada pula beberapa laporan yang mengatakan sejumlah orang mengalami gagal ginjal akibat konsumsi vitamin C lebih dari 2.000 mg per hari. Akan tetapi, situasi itu sangat jarang, khususnya pada orang-orang yang sehat.

5. Makan 1-2 jeruk sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian

5 Efek Samping dari Overdosis Vitamin C, Malah Bikin Sakit!Seperti yang disebutkan sebelumnya, kebutuhan vitamin C harian kita tidak banyak. Kamu bisa mencukupinya dengan makan 1-2 buah jeruk per hari. Ini karena kandungan vitamin C pada jeruk sudah berkisar 50-60 mg. Kalau kebutuhannya dari makanan sudah tercukupi, konsumsi vitamin C dalam bentuk suplemen tidak diperlukan, kecuali memang dianjurkan oleh dokter.

Menurut AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA,Memastikan asupan vitamin C saja tidak cukup untuk menjaga daya tahan tubuh tetap optimal, apalagi sampai konsumsinya berlebihan lewat suplemen. Utamakan mendapat asupannya dari makanan utuh lewat pola makan bergizi seimbang. Jadi, bukan cuma vitamin C yang terpenuhi, tapi juga nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan tubuh. Agar daya tahan tubuh prima, optimalkan dengan olahraga teratur, istirahat cukup, cukupi kebutuhan cairan, dan kelola stres dengan baik, ya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *