AsliDomino –Mengasuh seorang anak memang susah-susah gampang. Gak selamanya perhatian atau kasih sayang yang kita berikan mampu berdampak baik bagi mental si anak. Ada kalanya perhatian yang kerap kita tunjukkan justru membuatnya jadi anak yang kurang mandiri.

Nah, agar pola asuhmu mampu berdampak baik bagi anak, ada beberapa hal yang wajib kamu hindari. Daripada panjang lebar, simak deh lima hal sepele yang bisa bikin anakmu jadi manja berikut ini.

1. Selalu menuruti apa yang diinginkan anak

Menuruti kemauan anak memang gak salah. Hanya saja jika kamu terkesan menuruti seluruh maunya tanpa memilah bisa jadi hal itu membuat anakmu tumbuh menjadi pribadi yang gak sabaran. Terbiasa mendapatkan apa yang diinginkan membuatnya sulit menerima kenyataan jika sewaktu-waktu dihadapkan pada penolakan.

Jika kamu ingin anakmu tumbuh dengan mental yang kuat ajarkan mereka untuk bersabar dan ingatkan bahwa tidak semua hal yang mereka inginkan bisa menjadi kenyataan. Kebiasaan tersebut nantinya bisa jadi bekal anakmu dalam menjalani hidup ke depan. Pastinya mental anakmu nanti jauh lebih kuat dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri.

2. Tidak pernah menasihati saat anak berbuat salah

Woman in White Polo Shirt Sitting Beside Woman in White Polo ShirtKalau kesalahan anak selalu kamu benarkan, bagaimana anakmu bisa memperbaiki diri? Menasihati anak atau menegur dengan cara yang tepat bisa membuat anakmu menyadari apa kesalahannya. Kamu tidak perlu takut jika anakmu memiliki trauma atau merasa sedih akibat nasihat yang kamu berikan.

Selama caramu tepat, menegur kesalahan anakmu tidak akan pernah menimbulkan trauma ataupun luka batin. Ingatkan anak dengan cara yang halus, beritahu kesalahannya, dan beri dia motivasi agar tidak mengulangi kesalahannya di kemudian hari. Dengan melakukan hal itu, secara tidak langsung kamu juga tidak menuntun anakmu memiliki sifat manja.

3. Tidak pernah menerapkan aturan kepada anak

Woman in Gray Shirt Beside Girl in Pink ShirtSetiap rumah pasti memiliki aturan keluarganya masing-masing. Adanya aturan bisa membuat anakmu belajar disiplin dan bertanggung jawab. Tidak pernah memberi anak aturan bisa membuatnya tumbuh menjadi orang sembrono dan hidup semaunya sendiri.

Nah, kalau kamu tidak mau anakmu tumbuh menjadi orang yang manja, ada baiknya kamu membiasakan anakmu mengikuti aturan di rumah mulai dari usia sedini mungkin. Pada akhirnya aturan-aturan yang dilakukannya sedari dini bisa membuatnya jauh lebih disiplin dan hidup lebih teratur.

4. Terlalu berlebihan memfasilitasi anak

Mother and Son Riding a Twist CarSetiap orang tua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya. Hal ini yang kemudian mendorong para orang tua untuk memfasilitasi anak dengan beragam kemudahan. Dari gadget, peralatan game, hingga uang jajan kadang diberikan orang tua secara berlebihan.

Perlu kamu garis bawahi bahwa fasilitas yang kamu berikan ke anak tidak boleh jadi buah simalakama. Jangan sampai fasilitas yang fungsinya untuk memudahkan justru membuat mental anakmu melemah. Kalau kamu terlalu sering memudahkan hidupnya, bagaimana anakmu mengerti caranya berusaha dengan tangan sendiri?

5. Pola asuh yang tidak kompak

Family Walking on PathSebagai orang tua, kamu dan pasangan harus kompak dalam mengasuh anak. Jangan sampai saat kamu menasihati anak, pasanganmu justru menunjukkan sikap yang tidak sejalan. Misalnya kamu membiasakan anak untuk memakai gadget hanya sejam dalam sehari. Sebagai orang tua yang kompak, kalian berdua harus sama-sama mengingatkan kalau kalian sedang bersama dengan anak.

Jangan sampai yang satu melarang, yang satu terkesan membolehkan anak melanggar aturan. Kalau kalian sebagai orang tua menunjukkan sikap demikian, jangan heran kalau anakmu terkesan tidak mau menaati aturan. Anakmu bisa saja berpikir bahwa aturan yang dibuat oleh orang tuanya sama sekali tidak tegas dan bisa mereka langgar kapan saja.

Menurut AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA,Kalau kamu terus-terusan memberi anak rasa bahagia, bagaimana anakmu tahan banting jika suatu hari dihadapkan dengan luka? Mencintai anak bukan berarti selalu mengikuti apa yang anakmu minta. Melebihi itu, sebagai orang tua, kamu harus mengajarkan anakmu caranya hidup dengan kakinya sendiri bukan terus-terusan bergantung dengan keberadaanmu sebagai orang tua.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *